
Genta and Riani, my inspiration,
baru inget kejadian gue sama banget ky gini.
Now I know how it feels like Genta, you love your best best best friend but you cant just ruin your friendship. And Riani, nobody knows what her true feeling was.
I’m still not sure how it happened, but all I know is when he came into my life, he just changed everything. He gave me meaning, he challenged everything I had ever believed. He made me feel as though I have purpose. He made bad seems bearable and the good so much better than I could ever imagined.
But I can’t tell you this,
I know you love her, and I can’t mess with that
So, what if I kept my mouth shut and jut let things pass us?
Hmmm…Mau agak nyampah dikit deh mumpung udah malem juga:D Hehehe
Disekolah,aku punya temen2 yang suka support aku kapanpun dan bagaimanapun kondisi aku.Mereka selalu ada buat aku.Hehehe dan tanpa mereka,aku belum tentu bisa jadi aku yang kaya hari ini,kaya kemaren,atau bahkan kaya nanti:D
Kalo…
mi loff yu omi! <3
One small step for man…one giant leap for mankind.
R.I.P. Neil Armstrong
(via mima-xx)
“Pegang tanganku, tapi jangan terlalu erat, karena aku ingin seiring dan bukan digiring.”
-Spasi [1998]
“Tanyakanlah arti kebebasan pada kawanan kuda liar”
Otot mereka kokoh akibat kecintaan mereka pada berlari, bukan karena mengantar seseorang kesana kemari,
Kandang mereka adalah alam, bukan papan yang dipasangkan,
Di punggungnya terdapat cinta, bukan pelana yang disandangkan dengan paksa
Bahasa yang kutahu kini hanyalah perasaan.
Aku memandangimu tanpa perlu menatap, aku mendengarmu tanpa perlu alat, aku menemuimu tanpa perlu hadir.
Aku mencintaimu tanpa perlu apa-apa, karena kini kumiliki segalanya,
Senjamu kian sempurna.
Dia, yang kau cinta, tampak berkilau disiram cahaya jingga
Rasa lengkap ketika 2 jiwa mendekat, rasa rindu yang tuntas ketika 2 mata menatap, Aku merasakannya
Bahasaku yang cuma rasa susah melekat pada kata, tapi aku tahu apa yang kau tanya, dan aku tahu jawabannya,
Perasan seberagam langit senja; antara duka, murka, dan cinta yang entah harus dibuang kemana
Entah bagaimana caranya agar rasa bisa bersuara jika raga tak lagi ada,
Mendapatkanmu seperti lawatan ke museum tempat segala keindahan dikurung etalase kaca hingga berlapis saat disentuh,
Ke dalam perasaan inilah engkau akan bermuara, ke dalam perasaan inilah engkau akan pulang dan bertemu aku lagi,
Rasakan aku, sebut namaku seperti mantra yang meruncing menuju satu titik untuk kemudian melebur, meluber dan melebar,
Rasakan perasaanku yang bergerak bersama alam untuk menyapamu.
Kembalilah ke pasir tempat jejak-jejakmu tersimpan,
Kembali padanya yang menunggumu dengan senyum sayang.
Saat pasir tempatmu berpijak pergi ditelan ombak, akulah lautan yang akan memeluk pantaimu erat,
Akulah langit beragam warna yang menghiasimu lewat beragam cara.
Engkau hanya perlu merasa dan biarkan alam berbicara,
Cinta adalah aku, cinta adalah engkau, cinta adalah dia, dan cinta tak akan pernah mati.
Aku tahu engkau tahu aku ada.